DEPOSTJABAR.COM (BANDUNG).- Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahmah Pinus Regensi Kelurahan Babakan Penghulu Kecamatan Cinambo Kota Bandung periode 2026-2029 dikukuhkan, Minggu (26/04/2026), di Plaza Masjid Baiturrahmah.
Pengukuhan dilakukan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cinambo, Abdul Basyar Al Aziz, S.H.I disaksikan Ketua MUI Kecamatan Cinambo, KH. M. Ade Syamsudin, Ketua RW 01 H. Usep Karyana, Ketua RW 08 H. Eli Sunarli para penasehat KH. Abah Djohan Muhtadin, H. Margo Sucahyo, H. Furqon dan H. Dede Sudrajat.
Pengukuhan kepengurusan DKM Baiturrahmah juga ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan oleh Ketua DKM Baiturrahmah H Nasuhi Zain. Selesai acara pengukuhan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar dan halal bihalal. Bertindak sebagai penceramah pada kesempatan tersebut adalah Dr. Rahmat Puryodo.
Adapun susunan kepengurusan DKM Baiturrahmah periode 2026-2029 adalah sebagai berikut:
- Penasehat
- Djohan Muhtadin
- RH. Furqon
- Margo Sucahyo
- Dede Sudrajat
- Ketua DKM : Nasuhi Zain
Wakil Ketua : Hendra Muliana
Sekretaris : Wisnu Wijaya
Bendahara : Cecep Kodir Zaelani
Keuangan : Aam Hamzah
- Bidang-bidang
- Bidang Idaroh
Ketua Bidang Idaroh : Mursal Abd Yahya
Konsultan Media : Dewa Eka Prayoga
Media :
- Dindin Firmansyah
- Andika Aulia Firmansyah
- Dimas Ramadhan
- Bidang Imaroh
Ketua Bidang Imaroh : Achmad Soni
Anggota :
- M. Veni Raharja
- Asep Komarudin
Majelis Ta’lim (MT)
Ketua : Hj. Yuna Adisaputri
Sekretaris : Hj. Epi Hepryati
Bendahara : Hj. Ida Rochida
- Bidang Ri’ayah
Ketua Bidang Ri’ayah : Arigma Alwal
Anggota :
- Dodi Setia Abdulah
- Pria Jamika
- Dzaki Zaidan
- Bidang Inayah
Ketua : Imam SGJ
Anggota :
- Ayah Edwin Tapip
- Muhammad B.K
- Bidang Pendidikan Kerjasama Usaha
- Ex Official
- Wakil Ketua DKM
- Imran Ramdani
- Abdul Imam
- Ade
- Irema
- Rizki Mirzan Shabari
- Helmi Fadhurrahman
Dalam sambutannya ketua DKM Baiturrahmah, Nasuhi Zain mengajak seluruh jamaah di tahun 2026 untuk merevitalisasi masjid—menyegarkan fisik, menghidupkan program, dan menguatkan peran sosial.
“Bukan hanya merawat yang sudah ada, tetapi membangun kembali semangat masjid sebagai oase spiritual dan sosial,†tandas Abah Nas panggilan akrab Nasuhi Zain.
Diungkapkannya, revitalisasi bukan sekadar perbaikan. Ini adalah gerakan menyeluruh untuk:
– Menjadikan masjid lebih nyaman, aman, dan menyejukkan.
– Menghidupkan program yang menyentuh semua generasi.
– Menguatkan tata kelola yang transparan dan kolaboratif.
Dua jenis kebutuhan yang harus dipenuhi bersama adalah kegiatan rutin berupa operasional harian dan program berjalan. Kegiatan kedua adalah kegiatan revitalisasi berupa perbaikan besar, peningkatan sarana, program unggulan baru.
“Alokasi dana dua kegiatan itu mencakup 57 % untuk kegiatan rutin dan 43 % untuk kegiatan revitalisasi,†jelas Abah Nas.
Menurutnya, agar mudah dipahami dan dapat disesuaikan dengan realita kas, berikut pembagian indikatif dari total target dana revitalisasi tahun 2026:
- Bidang Riayah (Perbaikan & Operasional)
Fokus Program : Sound system, pengecatan, toilet, logistik
Persentase dari Total : 59%
- Bidang Pendidikan / IREMA
Fokus Program : GPS, Sakinah Course, Parenting, Festival
Persentase dari Total : 4%
- Bidang Imaroh (Peribadatan)
Fokus Program : Kajian rutin, pengisi khusus, pengajian
Persentase dari Tota l: 19%
- Bidang Inayah (Pemulasaraan)
Fokus Program : Stok alat, pelatihan jenazah
Persentase dari Total : 4%
- Bidang Idaroh (Manajemen & Fundraising)
Fokus Program : Publikasi, QRIS, rapat, Idul Adha, operasional penggalangan, Gaji, dll.
Persentase dari Total : 14%
Total Persentase : 100%
“Persentase dapat disesuaikan dengan skala prioritas dan perkembangan dana. Yang penting, setiap rupiah jelas tujuannya,†tandasnya.
Diungkapkannya, Revitalisasi Masjid Baiturrahmah adalah gerakan bersama. Bukan hanya pengurus, bukan hanya donatur besar, tapi setiap jamaah, setiap tangan, setiap rupiah.
Salurkan donasi Anda melalui:
– QRIS (tersedia di pintu masuk masjid & plaza)
– Kotak Amal di area masjid
– Transfer Rekening: [Nomor rekening DKM]
– Info donatur rutin & profiling: [Nomor hotline Idaroh]
“Atau menjadi donatur tetap dengan komitmen bulanan,†ajak Nasuhi Zain.

Rahmat Puryodo dalam ceramahnya yang mengambil tema tantang : Temukan 3 Tanda Ridhanya di Dunia, Bisha†. (Foto:Ali Akbar Suherlan)
Lima Tahapan
Sementra itu, Dr Rahmat Puryodo dalam ceramahnya yang mengambil tema tantang : Temukan 3 Tanda Ridhanya di Dunia, Bisha†mengungkapkan untuk mencapai semua itu ada lima tahapan spiritual yang harus kita lalui yaitu tahap pertama Terpaksa. Awal dari sebuah perjalalanan spiritual tindakan dan ibadah dilakukan karena kewajiban atau aturan belum sepenuhnya lahir dari kesadaran dan keringanan hati.
Tahap Kedua adalah Biasa. Kewajiban telah berubah menjadi kebiasaan. Tindakan dilakukan secara rutin dan konsisten. Membentuk ritme dalam kehidupan walau kesadaran akan maknanya mungkin belum mendalam.
Tahap ketiga Bisa, lanjut Rahmat Puryodo, dalam tahap ini munculnya kemampuan. Kemudahan dan rasa menguasai ibadah dan amal, tak lagi terasa sebagai beban, melainkan melahirkan sesuatu yag dapat dijalankan dengan lancer dan percaya diri.
Tahap keempat Butuh. Dalam tahapan ini ibadah dan amal sudah menjadi kebutuhan.
Sedangkan tahap kelima adalah Asyik. Dalam tahap ini puncak kenikmatan dalam beribadah dan beramal menemukan kebahagiaan dan ketenangan hakiki didalamnya hingga waktu terasa berlalu begitu cepat/
“Semua ini adalah tentang sebuah proses, sehingga pada akhirnya kita akan mendapatkan RidoNya,†tandas Rahmat Puryodo. (Her/Ali)






