DEPOSTJABARCOM (MAJALENGKA).- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka membidik 10 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV 2026. Target itu naik dibanding capaian sebelumnya, yakni 6 emas dari total 22 medali yang diraih Majalengka di Porprov 2025.
Kepala Dispora Majalengka, Uju Gustawan, menyebut target 10 emas realistis melihat perkembangan sejumlah cabor.
“Target ini sangat realistis jika melihat hasil torehan tahun sebelumnya, dan tentunya akan menjadi motivasi bagi para atlet maupun pelatih untuk meningkatkan prestasi. Ya insyaallah jika melihat kesiapan dan keseriusan semua tim, 10 emas bisa kita raih,†kata Uju di kantornya, Kamis (07/05/2026).
Pada Porprov 2025, paralayang jadi penyumbang emas terbanyak dengan 3 medali. Gantole menambah 2 emas, dan 1 emas lain dari selam laut. Total, Majalengka pulang dengan 6 emas dari 11 cabor yang diikuti.
Uju mengatakan target disusun dari hasil evaluasi dan pemetaan cabor potensial. Selain mempertahankan kekuatan di cabang dirgantara, Dispora menaruh harapan pada wushu dan berkuda yang dinilai berpeluang menambah medali. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Porprov 2026.
“Kami melihat beberapa cabang olahraga masih memiliki peluang besar untuk berkembang dan menambah raihan medali, di antaranya cabang wushu dan berkuda,†ujarnya.
Persiapan kini dimatangkan lewat program latihan intensif, peningkatan fasilitas, dan dukungan teknis bagi atlet. Menurut Uju, Majalengka punya keunggulan di olahraga dirgantara karena ditopang kondisi geografis serta pembinaan berkelanjutan.
“Prestasi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Porprov 2026. Kami optimistis cabang-cabang unggulan tetap bisa mempertahankan prestasi dan bahkan meningkat,†kata dia.
Uju menegaskan, sukses Porprov bukan hanya soal medali, tapi juga membangun SDM olahraga dan memotivasi generasi muda. Ia berharap dukungan dari pemerintah, pengurus cabor, pelatih, dan masyarakat.
“Dengan kerja sama yang baik, target 10 medali emas insyaallah bisa tercapai,†pungkasnya. (Ast)






