Wayang Golek dan Seni Ketangkasan Domba Garut Warnai Hari Jadi Desa Pakubeureum Majalengka ke‑105

DEPOSTJABAR.COM (MAJALENGKA).- Suasana meriah dan kental nuansa budaya Sunda menyelimuti Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dalam peringatan hari jadi desa yang ke-105, Senin (15/6/2026).

Rangkaian acara yang digelar selama dua hari ini menampilkan dua atraksi utama yang sangat dinanti masyarakat, yaitu pertunjukan seni wayang golek dan atraksi ketangkasan domba khas Garut.

Acara dibuka oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat. Kepala Desa Pakubeureum Asep Supriatman, SH menyampaikan, peringatan hari jadi ini, merupakan momen menjaga identitas leluhur.

“Kami ingin warisan budaya tetap hidup dan dikenal anak cucu, ini merupakan ungkapan rasa syukur kami, dimana desa kami sudah menginjak ke 105 tahun” ujarnya.

Sehari sebelumnya, di lapangan utama, sorak penonton pecah saat domba‑domba pilihan memamerkan kekuatan, keindahan, dan kepatuhan arahan pawang. Banyak peserta dan pengunjung datang dari berbagai wilayah Jawa Barat.

Salah satu warga yang hadir, Sri Minawati, mengaku senang suasana kebersamaan yang tercipta. “Langka bisa menikmati seni dan tradisi sekaligus seperti ini,” katanya.

Hal senada juga disampaikan, Dadang (45), mengaku sangat senang karena bisa kembali menyaksikan perpaduan seni pertunjukan dan tradisi yang jarang digabungkan dalam satu acara.

“Suasananya hidup, semua orang berkumpul. Ini yang membuat Desa Pakubeureum tetap kuat dan bersatu meski sudah berusia 105 tahun,” ujarnya.

Panitia pelaksana menuturkan rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah dan do’a bersama. Harapannya, semangat kebersamaan yang terjalin saat peringatan hari jadi ini dapat terus dijaga untuk kemajuan Desa Pakubeureum ke depannya. (Ast)