DEPOSTJABAR.COM (CIAMIS).- Kawasan Karangkamulyan Ciamis berubah menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, akademisi, komunitas, dan masyarakat, melalui gelaran Jalinan Sinergi Ekonomi Syariah (JAZIRAH )x Ciamis Creative Expo (CCE) 2026.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari menyampaikan ajang ini akan berlangsung selama tiga hari mulai hari ini Jum’at (05/06/2026) sampai dengan Minggu (07/06/2026) dan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah FESyar 2026 sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke 384 Kabupaten Ciamis.
Menurut dia, JAZIRAH x CCE 2026 dirancang sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
“Fokus utama kegiatan mencakup pengembangan rantai nilai halal, peningkatan kapasitas UMKM, perluasan akses pembiayaan syariah, penguatan literasi masyarakat, serta pemanfaatan digitalisasi ekonomi,” kata dia.
Salah satu terobosan yang diperkenalkan adalah perluasan akseptasi pembayaran digital melalui QRIS yang diarahkan agar transaksi menjadi aman, mudah, dan efisien bagi pelaku usaha maupun konsumen.
Langkah nyata juga terlihat dari peluncuran Zona KHAS Kuliner Halal Aman dan Sehat di Rest Area Karangkamulyan. Zona ini menjadi upaya membangun kawasan kuliner halal berbasis UMKM yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ke depan Rest Area Karangkamulyan didorong menjadi model pengembangan Zona KHAS pada kawasan rest area non-tol pertama di Indonesia yang bisa direplikasi sesuai potensi dan karakteristik daerah lain.
Sebelum gelaran dimulai, Bank Indonesia Tasikmalaya bersama pemangku kepentingan telah mendampingi 15 UMKM di kawasan Karangkamulyan untuk memperoleh sertifikasi halal. Pendampingan tersebut menyasar peningkatan kapasitas, kualitas produk, tata kelola usaha, dan daya saing UMKM halal.
Dengan standar yang lebih baik, UMKM diharapkan mampu memperluas akses pasar dan memperkuat industri halal daerah secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan JAZIRAH x CCE 2026 juga menghadirkan berbagai program edukatif dan pemberdayaan ekonomi. Pengunjung dapat melihat langsung showcase UMKM halal dan ekonomi kreatif, mengikuti business matching pembiayaan syariah, mengunjungi booth keuangan sosial syariah, menghadiri tabligh akbar, talkshow ekonomi syariah, hingga workshop UMKM go digital dan go halal. Edukasi transaksi digital dan perlombaan bertema ekonomi syariah turut meramaikan suasana.
Bank Indonesia berharap sinergi antar pemangku kepentingan dalam kegiatan ini mampu mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Ciamis.
Kolaborasi tersebut ditargetkan memperluas akses pembiayaan UMKM, meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah, memperkuat industri halal, serta menumbuhkan pusat ekonomi halal baru yang memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan inovasi program bersama pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan.
Tujuannya jelas, meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas ekosistem halal, mendukung digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah, serta menjadikan ekonomi syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat Priangan Timur. (M. Kris)

