Berita
Literasi Keuangan, OJK Tasik Kejar Warga Ciamis Biar tak Ketipu Investasi Bodong
<p class="ql-align-justify">DEPOSTJABAR.COM (CIAMIS).- Otoritas Jasa Keuangan OJK Tasikmalaya tancap gas. Mereka terus kejar target tingkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Priangan Timur. </p><p class="ql-align-justify">Tujuannya satu yaitu biar warga paham produk keuangan yang benar, sekaligus selamat dari jeratan investasi ilegal, pinjol ilegal, dan judi online. </p><p class="ql-align-justify">Komitmen itu dibuktikan lewat edukasi langsung ke desa. Minggu 30 Agustus 2026, OJK Tasikmalaya bareng Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Muhamad Ijudin turun ke Aula Desa Mekarjaya dan Aula Desa Jelat, Kabupaten Ciamis. </p><p class="ql-align-justify">Dalam kegiatan itu, Asisten Manajer PEPK dan LMS OJK Tasikmalaya Gina Giyani beberkan data terbaru.</p><p class="ql-align-justify">Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan SNLIK 2026,indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia ada di angka 69,57 persen. Sementara indeks inklusi keuangannya tembus 93,61 persen. </p><p class="ql-align-justify">"Capaian tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang telah mengakses layanan keuangan. Namun, peningkatan akses perlu diikuti dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat dapat memilih dan menggunakan produk serta layanan jasa keuangan secara bijak," kata Gina.</p><p class="ql-align-justify">Artinya, akses sudah lebar. Tapi kalau wawasan kurang, warga rawan jadi korban.</p><p class="ql-align-justify">Gina mengingatkan, celah minimnya pemahaman inilah yang dimanfaatkan pelaku nakal. Modusnya beragam: mulai dari investasi bodong, pinjol ilegal, sampai judi online.</p><p class="ql-align-justify">Data Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal Satgas PASTI bikin ngeri. Sejak 2017 sampai Juli 2026, sudah 15.226 entitas ilegal dihentikan. </p><p class="ql-align-justify">Rinciannya 2.112 investasi ilegal, 12.824 pinjol ilegal, 278 gadai ilegal dan 2 aktivitas ilegal lainnya.</p><p class="ql-align-justify">"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pinjaman online serta instrumen investasi yang legal. Kami berharap masyarakat dapat semakin cerdas dalam memilih produk keuangan dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tidak jelas legalitas maupun manfaatnya,"ujar Gina.</p><p class="ql-align-justify">Ia juga minta warga selalu cek legalitas sebelum pakai produk keuangan. Jangan asal klik dan jangan kasih data pribadi ke pihak yang meragukan.</p><p class="ql-align-justify">Anggota DPRD Ciamis Muhamad Ijudin yang hadir langsung menyebut kegiatan ini bentuk nyata kepedulian.</p><p class="ql-align-justify">"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan," kata Ijudin.</p><p class="ql-align-justify">Ia berharap peserta bisa mengenali investasi legal, pakai pinjol dengan bijak, dan tidak terjebak judi online yang lagi marak.</p><p class="ql-align-justify">Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Mekarjaya dan Kepala Desa Jelat Ke depan, OJK Tasik janji terus sinergi dengan pemda dan desa untuk kejar literasi sampai ke akar rumput.</p><p class="ql-align-justify">Harapannya jelas warga Priangan Timur cerdas keuangan, aman, dan tidak jadi korban lagi. <strong>(M. Kris)</strong></p>