Lalulintas Cadas Pangeran Sudah Normal, Terpal Dipasang Tim Rock Climbing

DEPOSTJABAR.COM (SUMEDANG).-Lalulintas di Jalan Raya Bandung Sumedang, khususnya di kawasan Cadas Pangeran sudah normal kembali. Namun demikian, petugas masih ada di titik longsor, untuk memasang terpal.

“Terpalnya bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi,” kata Kasi Darurat BPBD Sumedang, Ramdhani saat dihubungi via telepon WhatsApp, Minggu 30 Oktober 2022.

Ramdhani menjelaskan, longsor yang membawa material batu, beberapa di antaranya mengenai dua unit mobil yang tengah melintas terjadi karena permukaan tanah sudah mencapai titik jenuh atau serapan airnya sudah mengenai posisi kedap air.

“Ketika tanah sudah jenuh, resapan air sudah sampai pada posisi kedap air, dan ketika sudah sampai posisi itu maka lapisan tanah mudah bergeser,” katanya.

Atas dasar itulah, langkah yang selanjutnya dilakukan BPBD Sumedang adalah dengan memasang terpal di titik longsor.

“Pemasangan sudah dilakukan sejak Minggu 30 Oktober siang, sampai saat ini masih berlangsung,” jelasnya.

Petugas yang dikerahkan untuk memasang terpal sebanyak 35 orang, mereka adalah petugas vertical resque sumedang (rock climbing instructor). Ketinggian tebing yang dipasangi terpal itu mencapai 50 meter.

“Saat ini pemasangan sudah hampir selesai, petugasnya sekarang sudah ada di bawah,” terangnya.

Soal apakah akan dilakukan pemasangan rambu-rambu peringatan rawan longsor, agar pengendara berhati-hati Ramdhani menjelaskan rambu-rambu peringatan bahwa tebing Cadas Pangeran rawan longsor sesungguhnya sudah ada, rambunya pun terpasang di banyak titik.

Adapun terkait lalulintas saat ini, Ramdhani juga mengatakan lalulintas di kawasan Cadas Pangeran saat ini sudah normal kembali.

“Lalulintas sudah normal, batu-batu besar yang sebelumnya turun saat terjadinya longsor juga sudah ada di tepi jalan,” jelasnya.

Musibah tanah longsor yang membuat batu-batu ukuran besar ngegelinding dari atas tebing Cadas Pengeran telah mengakibatkan 2 perempuan dewasa luka berat, 3 laki-laki dewasa luka ringan, 1 anak lelaki selamat, 2 anak perempuan selamat.

Mobil Freed

Sheril 8 tahun (selamat)

Fatur 5 tahun (selamat)

Kimmi 1 tahun (selamat)

Sindi 31 tahun (luka berat –dislokasi)

Neta 20 tahun (luka berat –dislokasi)

Rizal 33 (luka ringan di pergelangan tangan)

Mobil Fortuner

Moch Masuri (luka ringan)

Mapriatun (luka ringan)

Siti Nurfalizah (luka ringan)

Danu Nur Julianto (luka ringan). (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *