Banner Depost Jabar
Kerjasama Pemkab Majalengka dengan UTB, Wujudkan Mimpi 100 Pemuda Desa
Bupati Majalengka H Eman Suherman Resmi Luncurkan Program Ssatu Desa Satu Sarjana di SMK PUI Majalengka, Pada Kamis (08/10/2026). (Foto:ast)
Ciayumajakuning

Kerjasama Pemkab Majalengka dengan UTB, Wujudkan Mimpi 100 Pemuda Desa

DEPOSTJABAR.COM (MAJALENGKA).- Sebuah lembaran sejarah baru tertulis bagi pemuda-pemudi Kabupaten Majalengka. Di bawah payung program unggulan "Satu Desa Satu Sarjana (SDSS)", sebanyak 100 pemuda terpilih resmi mewujudkan mimpi menuju Negeri Sakura, Jepang.

Disana, mereka tak hanya menuntut ilmu di bangku perkuliahan, tetapi sekaligus menempuh jalur kerja yang menjanjikan masa depan cerah, buah kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Universitas Teknologi Bandung (UTB).

Kamis Pagi, tanggal 08 Oktober 2026 merupakan sejarah baru bagi kabupaten berjuluk kota Angin, sebuah program SDSS yang menyentuh langsung anak anak desa dari kalangan keluarga pra sejahtra ggolongan desil 1 sampai 4 resmi diluncurkan Bupati Majalengka H Eman Suherman, ini merupakan program pertama di Indonesia yang datang dari Kabupaten Majalengka dibawah Kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan.

"Hari ini kita saksikan sejarah baru. Seratus pemuda dari desa-desa kita melangkah menuju negeri yang jauh, untuk menimba ilmu sekaligus bekerja untuk menopang ekonomi keluarga," ujar Bupati Eman dengan nada tegas namun hangat.

Menurut Eman, peluncuran program ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan Universitas Teknologi Bandung (UTB). Selain pendidikan akademik, para peserta juga akan mendapatkan pembekalan bahasa Jepang, mental, serta keterampilan kerja sebagai persiapan sebelum nantinya diberangkatkan ke Jepang untuk menjalani kuliah sekaligus bekerja.

 

Buupati mengatakan, program tersebut menjadi salah satu upaya konkret Pemkab Majalengka untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurutnya, kondisi pendidikan di Majalengka masih membutuhkan perhatian bersama. Saat ini, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masyarakat Majalengka berada di angka 7,81 tahun, atau masih setara dengan jenjang SMP kelas satu. Sementara IPM Majalengka berada di angka 72,37, yang masih perlu terus ditingkatkan agar dapat mengejar capaian rata-rata Jawa Barat.

"Ini menjadi tantangan kita bersama. Karena itu, pendidikan harus menjadi salah satu prioritas. Kita ingin anak-anak Majalengka, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," ujar Eman.

Ia menjelaskan, program Satu Desa Satu Sarjana merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Dalam lima tahun masa kepemimpinannya, Pemkab Majalengka menargetkan sedikitnya 343 sarjana dari 334 desa/kelurahan dapat lahir melalui program tersebut.

"Target kita minimal ada sarjana dari setiap desa dan kelurahan, sampai tahun 2026 baru ada 170 . Ini adalah bagian dari komitmen kita agar anak-anak Majalengka mempunyai kesempatan untuk kuliah, terutama mereka yang secara ekonomi memang membutuhkan dukungan," katanya.

Namun, menurut Eman, konsep program tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya lebih menitikberatkan pada kesempatan kuliah, tahun ini program dikembangkan menjadi kuliah sekaligus bekerja di Jepang.

"Kita tidak ingin anak-anak hanya mendapatkan ijazah. Mereka juga harus memiliki keterampilan dan pengalaman kerja. Dengan kuliah sambil bekerja di Jepang, mudah-mudahan ketika pulang ke Majalengka mereka sudah mempunyai ilmu, pengalaman dan bekal ekonomi," jelasnya.

 

Eman juga memastikan Pemkab Majalengka berupaya memberikan kemudahan dari sisi pembiayaan keberangkatan. Pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memfasilitasi kebutuhan para peserta sehingga orang tua tidak terbebani biaya besar maupun harus mencari pinjaman secara mandiri.

"Kita berusaha agar orang tua tidak terbebani. Pemerintah daerah bersama pihak terkait akan memfasilitasi kebutuhan keberangkatan melalui skema yang sudah disiapkan," ungkapnya.

Di hadapan para penerima beasiswa, Bupati berpesan agar kesempatan tersebut benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Ia meminta para peserta mengikuti seluruh tahapan pelatihan selama enam bulan dengan sungguh-sungguh, terutama pembelajaran bahasa Jepang, kedisiplinan, mental, dan keterampilan kerja.

"Jangan mudah menyerah. Jangan mundur di tengah jalan. Ini kesempatan emas yang belum tentu datang dua kali. Manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk masa depan kalian dan keluarga," pesan Bupati.

Kualitas SDM

Sementara itu, Rektor Universitas Teknologi Bandung (UTB), Prof. Dr. Muhammad Naseer, S.Kom., menyampaikan apresiasi terhadap visi dan komitmen Pemkab Majalengka yang memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas SDM.

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya memberikan kesempatan kepada masyarakat kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di lingkungan kerja internasional.

"Kami sangat mengapresiasi visi dan komitmen Pemkab Majalengka dalam meningkatkan kualitas SDM daerah. Melalui program kolaborasi ini, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga dibekali keterampilan bahasa serta pengalaman kerja internasional di Jepang," kata Muhammad Nasir.

 

Ia menambahkan, UTB akan memberikan pendampingan secara intensif selama masa persiapan enam bulan.

Pendampingan tersebut mencakup kesiapan mental, kemampuan bahasa, kompetensi, hingga berbagai pembekalan yang dibutuhkan para mahasiswa sebelum menjalani pendidikan dan pekerjaan di Jepang.

"Kami berkomitmen mendampingi dan mendidik para mahasiswa selama enam bulan pelatihan ini agar mereka siap secara mental, bahasa dan kompetensi sebelum diberangkatkan," ujarnya.

Bagi ratusan pemuda yang selama ini mungkin hanya bisa memimpikan dunia luar, kesempatan ini bagai jendela yang terbuka lebar. Program ini bukan sekadar tawaran untuk bekerja, melainkan jembatan yang mengubah nasib, sekaligus harapan bagi setiap desa di Majalengka untuk melahirkan putra-putri berpendidikan tinggi yang mampu membawa kemajuan pulang ke kampung halaman.

Rita salahsatu mahasiswa penerima beasiswa program SDSS asal Sindangwangi mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut. Bagi dirinya dan peserta lainnya, kesempatan untuk melanjutkan kuliah sekaligus mendapatkan pengalaman bekerja di Jepang merupakan peluang yang sangat berharga.

"Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan emas ini. Bagi kami yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, bisa kuliah saja sudah menjadi impian besar, apalagi mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja di Jepang," tuturnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka dan UTB yang telah membuka akses pendidikan tersebut.

"Kami akan belajar dengan tekun dan fokus selama enam bulan pelatihan ini. Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan dari pemerintah dan doa orang tua," katanya.

Program "Satu Desa Satu Sarjana" menanamkan satu pesan mendalam: pergi untuk belajar, pulang untuk membangun. Setiap pemuda yang akan berangkat, diharapkan kelak kembali ke kampung halaman dengan kualitas diri yang jauh lebih baik, bisa mendirikan usaha, mengelola potensi daerah, atau menginspirasi pemuda lain untuk tak berhenti bermimpi.

Dengan demikian, investasi pemerintah daerah di bidang pendidikan tidak hanya menghasilkan sarjana, tetapi juga sumber daya manusia unggul yang nantinya dapat kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Majalengka menuju Majalengka Langkung Sae.(ast)


Berita Terkait

Ciayumajakuning

Cari Sensasi di Jalanan, Tiga Pemuda Remaja di Majalengka Berakhir di Balik Jeruji

06 Oct 2026 | herlan

DEPOSTJABAR.COM (MAJALENGKA).- Kengerian melanda perjalanan pulang seorang pemud...

Baca
Ciayumajakuning

HUT TNI ke-81: TNI dan Rakyat Bergerak Bersama, Menuju Majalengka Langkung Sae

06 Oct 2026 | herlan

DEPOSTJABARCOM (MAJALENGKA).- Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional...

Baca
Ciayumajakuning

Bertahun Menanti, TK Babussalam Rawa Majalengka Akhirnya Tersentuh Revitalisasi

29 Sep 2026 | herlan

DEPOSTJABAR.COM (MAJALENGKA).- Harapan yang tertanam belasan tahun akhirnya terw...

Baca
Ciayumajakuning

Program Revitalisasi Bantu SDN Padrek III Majalengka Menjadi Lebih Baik, Begini Kondisnya Sekarang

24 Sep 2026 | herlan

DEPOSTJABAR.COM (MAJALENGKA).- Wajah SDN Padrek III Majalengka berubah sepenuhny...

Baca