DEPOSTJABAR.COM (TASIKMALAYA).- Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Galunggung, Dede Ruhadiat mengatakan, konsisten itu mahal, dan Bank Galunggung buktikan BUMD kebanggaan Tasikmalaya ini kembali meraih penghargaan Golden Champion dengan predikat kinerja sangat baik. Bukan sekali, tapi 5 tahun berturut-turut dari 2021 sampai 2026.
Menurut dia, nggak bisa bohong. Lima tahun dijaga, lima tahun juara. Di tengah gempuran ekonomi yang naik-turun, Bank Galunggung malah stabil ngacir. Kredit sehat, laba tumbuh, pelayanan makin kencang. Nasabah UMKM senyum, warga Tasik bangga.
“Penghargaan Golden Champion bukan datang tiba-tiba. Ini hasil kerja keras jaga kepercayaan. Dari teller sampai direksi, semua gerak satu irama dan kasih layanan cepat, aman, dan nggak ribet. Digitalisasi dikebut, tapi sentuhan humanis ke nasabah nggak ditinggal.”
“Ini bukan cuma piala, tapi amanah,†ucap manajemen Bank Galunggung.
“Lima tahun berturut-turut artinya standar udah tinggi banget. Salah langkah dikit, bisa melorot. Tapi mereka buktiin, makin ditekan makin jadi,” ujarnya.
“Prestasi ini ngasih sinyal keras: bank daerah bisa bersaing. Nggak kalah sama bank-bank gede di kota. Kuncinya yakni Ngerti denyut nadi warga lokal. Dari pedagang pasar, petani, sampai ASN, semua dilayani dengan cara yang sama dan tulus dan solutif,” kata dia.
“Dari 2021 ke 2022, juara. 2023, juara lagi. 2024 dan 2025, nggak kendor. Masuk 2026, Golden Champion kelima mendarat lagi di kantor pusat. Rekor ini jarang banget dipegang BUMD. Bank Galunggung udah masuk level beda,” ucapnya.
“Buat warga Tasik, ini bukan sekadar berita. Ini bukti duit mereka aman, dikelola orang yang ngerti lapangan. Buat pelaku UMKM, ini angin segar. Akses modal makin gampang, bunga bersaing, pendampingan jalan terus, ” ucap dia.
“Lima tahun, lima piala, satu nama pasti Bank Galunggung. Golden Champion bukan akhir, tapi pemicu. Target berikutnya Yakni juara terus, manfaat terus. Karena bank hebat bukan yang gede kantornya, tapi yang gede dampaknya,” pungkasnya. (M. Kris)






