DEPOSTJABAR.COM (TASIKMALAYA).- Tiga bank milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya siap melebur jadi satu. Rencana merger ini diungkap Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, Senin (04/05/2026). Ini sebagai langkah strategis memperkuat industri perbankan daerah.
Nofa Hermawati menyampaikan Bank yang akan dikonsolidasikan adalah Bank Galunggung, Bank CIK, dan Bank Artha Sukapura. Ketiganya saat ini memiliki pemegang saham pengendali yang sama, yaitu Pemkab Tasikmalaya.
“Merger ini masih sesuai ketentuan. Karena PSP atau pemegang saham pengendalinya sama, yaitu Pemkab Tasikmalaya. Jadi rencana tiga bank ini akan dikonsolidasikan untuk memenuhi ketentuan penguatan perbankan,†jelas Nofa.
Menurut Nofa, penggabungan bukan tujuan akhir. Ada empat target utama di balik konsolidasi ini.
“Kalau penggabungan itu ada tujuannya. Bukan gabung saja, tapi menggabungkan untuk memperkuat bank. Baik dari sisi permodalan maupun operasional,†tegasnya.
Ia menyebut, tantangan perbankan saat ini tidak ringan. Geopolitik memanas, kondisi ekonomi penuh ketidakpastian, hingga daya beli masyarakat yang cenderung menurun.
“Di era seperti ini, bank harus sustain. Dengan konsolidasi, operasional diharapkan lebih efisien, daya saing lebih tinggi, permodalan lebih kuat, dan tata kelola lebih baik. Itu yang kita harapkan,†ujar Nofa.
Mengenai Soal struktur direksi pasca-merger, Nofa menegaskan tidak akan jadi satu direktur untuk semua. Jumlah direksi akan disesuaikan dengan ketentuan, berdasarkan besaran aset bank hasil merger.
“Nanti ada dewan direksi. Ada direktur bisnis, direktur operasional, dan direktur sesuai kebutuhan. Dari sisi direktur pun akan diperkuat, baik dari job description maupun kompetensinya,†jelasnya.
Dengan merger ini, OJK berharap bank hasil konsolidasi bisa lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi. Selain itu, pelayanan ke masyarakat dan dukungan terhadap UMKM di Tasikmalaya diharapkan makin optimal karena ditopang permodalan dan sistem yang lebih solid. (M. Kris)
