DEPOSTJABAR.COM (TASIKMALAYA).- Ratusan Warga binaan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya sukses ciptakan bambu menjadi hiasan yang menarik menjadikan sebuah cenderamata kreasi kelas premium yang bernilai tinggi, kegiatan itu dilakukan di ruang khusus pembuatan, Jum’at (08/05/2026).
Salah seorang warga binaan berinisial EH (54) warga Mangkubumi mengaku pengerjaan kerajinan tangan dilakukan setiap hari dan kalau sedang sibuk ada tamu kegiatan pembuatan dihentikan dulu.
“Yah itu kalau kehidupan di dalam jeruji besi, terkadang kegiatan kita terganggu dengan banyaknya tamu, seperti contoh pembuatan kapal perahu yang seharusnya selesai tiga hari ini baru selesai dua minggu,” ujar EH.
Menurut dia, kerajinan tangan ini yang paling sulit mencari image, Karena pembuatannya harus sesuai yang kita harapkan dan kita pikirkan.
“Seperti membuat hewan biawak yang terbuat dari akar pohon kelapa, kemudian rumah sunda, minang dan lampion bambu yang cahayanya bikin suasana jadi estetik yang nilai jualnya sangat tinggi, “kata EH
Tapi tak semua warga binaan bisa ikut dalam kreasi seni pembuatan kerajinan tangan, karena yang masuk kesini itu wajib lewat skrining ketat dan skill yang bisa lolos seleksi,”ungkapnya.
Sementara itu, Kasubsi Kegiatan Kerja Arief Setiyo Budiarto menyebut setiap warga binaan yang masuk ke lapas kelas IIB Tasikmalaya, kita lakukan pembinaan supaya mereka bisa menciptakan karya nyata selama berada di dalam lapas.
“Yah kita cek dulu kemampuannya. Kalau memang punya bakat dan tekun, langsung kita bina dan mengikuti pelatihan,†ujar Arief.
“Jadi semua warga yang masuk ke lapas kelas IIB Tasikmalaya ini, semua mempunyai bakat masing-masing,”ucapnya.
Berharap karya warga binaan ini diharapkan jadi bekal saat bebas nanti. Skill jadi modal, lapas jadi tempat lahirnya pengrajin baru. Karena bambu yang dulu cuma tanaman, kini jadi sumber harapan. (M. Kris)






