DEPOSTJABAR.COM (TASIKMALAYA).- Suasana haru sekaligus semangat menyelimuti pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Kapolresta Cup 2026 di Kota Tasikmalaya di Gedung Olahraga Susi Susanti Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya, Selasa (23/06/2026).
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto menyampaikan pesan khusus yang langsung menyentuh hati para orang tua atlet, terutama para ibu yang setia mendampingi anaknya berlatih.
Di hadapan ratusan peserta dan penonton, Kapolresta menyampaikan harapannya agar turnamen ini bukan hanya sekadar ajang adu prestasi, tapi juga menjadi jalan bagi bibit-bibit muda Tasikmalaya untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Beberapa tahun ke depan kita bersama-sama berdoa agar anak ibu jadi atlet nasional. Karena do’a ibu lebih manjur. Dan tentunya anak ibu mudah-mudahan jadi atlet, dengan digelarnya kejuaraan bulutangkis Kapolresta Cup 2026 ini,” ujar AKBP Andi Purwanto dengan nada penuh keyakinan.
Kalimat itu sontak disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. Bagi banyak ibu yang duduk di tribun, ucapan Kapolresta terasa seperti suntikan semangat tambahan.
Mereka paham betul, perjalanan seorang atlet muda tidak lepas dari do’a, dukungan, dan pengorbanan keluarga, terutama sosok ibu yang sering kali bangun paling pagi mengantar anak latihan dan pulang paling malam menunggu anak selesai bertanding.
Kapolresta Cup 2026 memang sengaja digelar sebagai panggung pembuktian sekaligus ruang bertumbuh bagi atlet-atlet usia dini hingga remaja di Kota Tasikmalaya.
Turnamen ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengasah mental bertanding, belajar menerima kemenangan maupun kekalahan, dan membangun jaringan dengan sesama atlet dari berbagai klub.
AKBP Andi Purwanto menegaskan, Polri melalui Kapolresta Tasikmalaya berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi, khususnya bulutangkis yang sudah menjadi kebanggaan masyarakat Tasikmalaya.
Kota ini pernah melahirkan legenda dunia seperti Susi Susanti dan Lidia Wijaya, dan Kapolresta yakin akan lahir nama-nama besar baru dari lapangan-lapangan latihan di Tasikmalaya.
“Kejuaraan ini bukan akhir. Ini awal. Dari sini kita lihat siapa yang punya nyali, siapa yang punya semangat juang, siapa yang siap berlatih lebih keras lagi. Dan kami percaya, dengan do’a ibu dan kerja keras anak-anak, Tasikmalaya akan kembali mengirim wakilnya ke Pelatnas, bahkan ke panggung internasional,” lanjut Kapolresta.
Pesan Kapolresta langsung mengena. Beberapa ibu tampak mengusap air mata, sementara anak-anak atlet terlihat semakin bersemangat menggenggam raketnya. Mereka tahu, di balik setiap pukulan smash dan footwork cepat, ada do’a ibu yang tak pernah putus mengiringi.
Kapolresta Cup 2026 pun tidak hanya menjadi turnamen bulutangkis biasa. Ia berubah menjadi ruang harapan, di mana mimpi menjadi atlet nasional dipupuk bersama antara atlet, pelatih, orang tua, dan dukungan dari Kapolresta Tasikmalaya.
“Saya optimis bahwa calon atlet nasional sedang bertumbuh dari lapangan ini,” pungkas Kapolresta. (M. Kris)






