Buka Jalan Pembiayaan, OJK Tasikmalaya Dampingi Ratusan UMKM

DEPOSTJABAR. COM (TASIKMALAYA).- Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tasikmalaya dapat harapan baru akan mendapatkan pembiayaan dari bank dan lembaga keuangan resmi di ajang JAYANTARA Priangan Timur 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Sabtu (25/07/2026)

Nofa Hermawati, mengatakan para pelaku yang datang ke acara ini bukan hanya untuk berjualan, akan tetapi mereka datang untuk melakukan konsultasi, maka OJK  mengawasi dan memberdayakan mereka

“Kami dari OJK Tasikmalaya bagaimana teman-teman dari UMKM ini berdaya dan bisa mendapatkan akses pembiayaan. Dan kami akan melakukan pendampingan sehingga teman-teman di UMKM layak untuk mendapatkan pembiayaan dari perbankan maupun jasa keuangan lainnya, ” ujar Nofa, Sabtu (25/7/2026)

“Yah para pelaku UMKM ini punya produk usaha, akan tetapi pada saat pengajuan kredit mereka mentok di administrasi, ” Katanya

“Padahal bank butuh data itu. Ada laporan keuangan, NIB, NPWP. Nah kami dampingi. Mulai dari cara bikin pembukuan sederhana, urus legalitas, sampai cara presentasi usaha ke pihak bank,” jelasnya

Dalam kegiatan ini OJK juga menggandeng Bank Indonesia, Bank Galunggung, BPR, dan membuka layanan konsultasi pembiayaan secara gratis.

UMKM bisa langsung bertanya soal KUR, Kredit Usaha, QRIS, hingga digitalisasi usaha dan juga menghindari pinjol ilegal dan investasi bodong.

“Karena tidak paham, teman-teman UMKM ini malah pinjam ke tempat yang salah. Bunganya tinggi, nagihnya kasar. Lebih baik konsultasi dulu ke kami. Gratis, tidak dipungut biaya,” imbau Nofa.

Nofa menyebut pendampingan ini sejalan dengan semangat Pemkab Tasikmalaya yang sedang menggenjot UMKM. Apalagi Tasikmalaya baru saja mengukir sejarah,” ucapnya

“Di momentum ini produk Tasik sudah mendunia. Tinggal UMKM nya kita kuatkan modalnya. Kalau permodalan lancar, mereka bisa beli alat, nambah karyawan, dan masuk pasar yang lebih besar,” kata Nofa.

Tentunya kami ingin UMKM Tasikmalaya go digital, punya legalitas, dan punya akses pembiayaan yang sehat. Dengan begitu ekonomi daerah akan semakin kuat,” pungkasnya.

“Saya harap UMKM Tasikmalaya tidak lagi jalan sendiri disana ada negara, ada bank, ada OJK yang siap mengawal sampai usaha mereka berkembang,” harapnya. (M. Kris)