DEPOSTJABAR.COM (TASIKMALAYA).- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta maaf karena tak bisa menyambangi Kampung Naga. Alasannya akses jalan hanya satu dan sempit.
“Saya takut justru mengganggu lalu lintas. Setiap kegiatan pasti puluhan ribu masyarakat datang,†ungkapnya di hadapan warga Tasikmalaya, Senin (04/05/2026).
Meski absen ke Kampung Naga, Dedi menitipkan harapan besar. Ia ingin Tasikmalaya ke depan jalannya lancar, mulus, dan terurus.
“Rakyatnya sejahtera, gunungnya hijau, airnya mengalir untuk petani dan pedagang makmur. Leuweungna hejo,†ujarnya.
Pesan paling tegas ia sampaikan soal Galunggung. “Amanah yang paling utama yakni dari Galunggung harus tetap. Menjaga Galunggung jangan dirusak. Itu warisan karuhun,†tegas Dedi
Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin pun angkat bicara. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur yang sudah datang langsung menengok Tasikmalaya.
“Pak Gubernur bahkan membantu perbaikan Jalan Taraju. Ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,†kata Cecep.
Menurutnya, bantuan infrastruktur itu jadi bukti nyata kepedulian provinsi terhadap daerah. Jalan Taraju yang selama ini rusak kini mulai dibenahi, memperlancar arus barang dan orang.
Tak lupa, Cecep mendoakan Dedi Mulyadi.
“Mudah-mudahan Pak Gubernur diberikan kesehatan, panjang umur, berkah rezeki, dan cepat dapat jodoh,†ucapnya yang disambut tawa warga.
Pertemuan itu menegaskan kolaborasi Pemprov Jabar dan Pemkab Tasikmalaya. Titipan jaga Galunggung dan komitmen perbaiki jalan jadi fondasi menuju Tasikmalaya yang hijau, lancar, dan makmur. (M. Kris)





