DEPOSTJABAR.COM (TASIKMALAYA).- Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UM Tasikmalaya) menggelar sidang senat terbuka di salah satu hotel di Jalan KHz Mustofa Kota Tasikmalaya, Rabu (29/04/2026).
Dalam wisudawan tahun 2026, ada Sebanyak 244 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-15 UM Tasikmalaya. Tangis bahagia orang tua pecah saat satu per satu nama dipanggil ke panggung kehormatan.
Rektor UM Tasikmalaya Neni Nuraeni, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Mat membuka sambutan dengan kalimat yang menusuk kalbu.
“Hari ini bukan hari biasa. Hari ini adalah hari bukti.“
“Bukti bahwa kerja keras, do’a, dan air mata selama bertahun-tahun di kampus ini tidak sia-sia,†ucapnya.
“Atas nama pimpinan, saya ucapkan selamat dan terima kasih. Selamat karena saudara telah menuntaskan satu babak penting. Terima kasih karena telah memilih UM Tasikmalaya TAS sebagai rumah untuk tumbuh,“ katanya.
Wisuda kali ini melepas 244 putra-putri terbaik dari berbagai program studi D3 Keperawatan 3 orang, Profesi Bidan 1 orang, Profesi Ners 3 orang, S1 Keperawatan 103 orang, BK 63 orang, PTI 12 orang, PAUD 3 orang, PGSD 22 orang, Sendratasik 15 orang, Teknik Elektro 6 orang, Teknik Mesin 11 orang, dan Teknik Pertambangan 2 orang.
“Wisudawan-wisudawati yang saya cintai, saudara semua adalah wajah masa depan,†lanjut Rektor.
Ia menegaskan, toga bukan garis akhir melainkan garis start.
“Di luar sana, masyarakat tidak bertanya IPK saudara berapa,“ masyarakat bertanya.
Neni mengatakan mendidik mahasiswa bukan hanya untuk pintar, tapi untuk peduli. Bukan hanya untuk bekerja, tapi untuk berdampak.
“Jadilah perawat yang menyembuhkan dengan hati. Jadilah guru yang mendidik dengan cinta. Jadilah insinyur yang membangun dengan etika. Jadilah sarjana Muhammadiyah yang berkemajuan.â€
Kepada orang tua, Rektor menyampaikan hormat, “Hari ini air mata Bapak Ibu adalah air mata bangga. Keberhasilan mereka adalah do’a Bapak Ibu yang tidak pernah putus.â€
Kepada dosen dan tendik, ia berpesan “Wisuda ini rapor kita bersama. Mari terus jaga mutu, jaga akhlak, jaga semangat Al-Islam Kemuhammadiyahan.â€
Sebelum melepas wisudawan, Rektor menitipkan tiga pesan: Jaga Integritas dunia butuh orang jujur. Jangan Berhenti Belajar ijazah hanya kunci pertama. Pulangkan Manfaat untuk Umat, di mana pun berada, jadilah solusi.
“Terbanglah tinggi, tapi jangan lupa bumi tempat berpijak. Sukseslah, tapi jangan lupa siapa yang mendoakan dari rumah.â€
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara yang hadir turut memberi apresiasi. Ia menilai UM Tasikmalaya konsisten mencetak SDM unggul untuk Priangan Timur.
“Jadilah sarjana yang solutif. Ilmu yang didapat di kampus harus mampu menjawab persoalan di masyarakat. Kota Tasikmalaya butuh anak muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berdampak,†tegasnya.
Ia juga mendorong lulusan berani berinovasi dan berwirausaha menghadapi dunia kerja yang menuntut sikap adaptif, kolaboratif, dan berakhlak.
Prosesi kian khidmat saat pengumuman lulusan terbaik tiap prodi dibacakan. Tepuk tangan, pelukan, dan foto bersama menutup sidang senat terbuka.
Dengan tambahan 244 lulusan baru, UM Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya: mendukung pembangunan daerah lewat pendidikan bermutu, berkarakter, dan berkemajuan. (M. Kris)






