Kadin Kota Cimahi Koordinir 50 Orang Disabilitas Dapat Bantuan, Inilah Bentuknya

DEPOSTJABAR.COM (BANDUNG),- Kamar Dagang dan Industri Indoensia  (Kadin) Kota Cimahi pimpinan Asep Maryadi, telah mengkoordinir 50 orang disabilitas Kota Cimahi untuk mendapatkan bantuan dari Rumah Harapan Melani, Yayasan Coconuttreez Nusantara, La Neo Caffe dan JNE, di La Neo Caffe, Jalan Jawa 48 Kota Bandung. Kamis, (22/12/2022).

Dalam acara malam amal, atau Charity tersebut, dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Drs H Cucu Sutara, MM, Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa, Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi, Sekretaris Kadin Kota Cimahi R. Herti Gayatri, SP,, Melanie Subono, Laura dan Rudi Pemilik Caffe La Neo.

Acara charity dimeriahkan pula oleh band Coconuttreez dengan penyanyi terkenal Melanie Subono. Tidak hanya itu saja, malam amal tersebut tidak hanya untuk membantu kaum disabilitas saja, bahkan mereka juga membantu untuk korban bencana gempa Cianjur.

Seperti grup band Coconuttreez, pihaknya sampai melelang gitar akustiknya untuk membantu korban Gempa Cianjur, dengan penawaran pertama Rp 2 juta, naik jadi Rp 2,5 juta dari peserta yang hadir, naik lagi dari Ketua Kadin Jabar berani Rp 3,5 Juta, dan akhirnya jatuh penawaran tertinggi Rp 10 Juta dari Rudi owner La Neo Caffe.

Menurut Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara, pihaknya sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kadin Kota Cimahi yang peduli terhadap sesama yang membutuhkannya.

Sedangkan Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi menyatakan, pihaknya akan selalu terdepan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi, menerima secara simbolis bantuan untuk kaum disabilitas yang sebesar Rp 6 Juta dari Pemilik La Neo Caffe Rudi(foto:ist)

“Dalam malam amal ini ada 50 Disabilitas yang diberikan bantuan berupa tangan palsu, kursi roda, alat pendengaran, keyboard, laptop, untuk melatih mereka yang kreatif dalam bidang musik,” ujar Asep.

Bahkan kata Asep, semua donatur seperti, Melanie Subono dengan Rumah Harapan Melanie,  Coconuttreez dengan Yayasan coconuttreez Nusantara dan Laneo Caffe, sangat membantu bagi kebutuhan kaum disabilitas dan disable yang perlu perhatian semua.

“Alhamdulillah suport dari kawan-kawan Kadin, dan suport dari La Neo Caffe, Coconuttreez, dari Melanie Subono, semua sangat antusias membantu kaum disabilitas dan salah satunya juga membantu untuk peduli korban Bencana Gempa Cianjur,”

Di samping itu Asep  mengucapkan rasa terimakasih, kepada seluruh donatur yang mau menyisihkan sebagian rizkinya untuk disabilitas kota CImahi.

Begitu pula menurut Pemilik La Neo Caffe, Rudi dan Laura, selama dirinya mampu untuk membantu pada sesama umat yang membutuhkan, Rudy dan Laura siap menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu bagi yang membutuhkan,

Ditambahkan oleh Laura bahwa dirinya bangga terhadap suaminya yang punya jiwa penyayang kepada sesama umat yang membutuhkan. “Alhamdulillah suami saya selalu tanggap bila ada yang harus dibantu, dan selama kami mampu kami akan selalu membantu bagi yang membutuhkan,” tukas Laura.

Hal yang sama diungkapkan oleh Melanie Subono, dirinya membantu memberikan peralatan seperti kursi roda, kaki tangan palsu, alat pendengaran, itu sering dilakukannya. “Bahkan mungkin ada satu truk yang kami kirim ke tempat disabilitas, dari kursi roda, keyboard, dan alat-alat lainnya yang dibutuhkan,” ujar Melanie.

Karena lanjut Melanie, siapa lagi kalau bukan kita yang ikut membantu kaum disabilitas tersebu.

Lain halnya dengan Coconuttreez cara menyumbang korban gempa di Cianjur, dia lelang gitar akustik nya untuk para korban,

“Awalnya saya akan konser di Bandung, karena terjadi Gempa di Cianjur dan Bom  di Astanaanyar, kami batalkan,” ujar Kris personel Coconuttreez.

“Baru sekarang kami bisa memberikan bantuan untuk untuk korban Cianjur,” katanya.

Ucapan terimakasih diungkapkan oleh pengasuh Disabilitas Kota Cimahi, Novi, dengan berkaca-kaca dan terharu, atas kepedulian para pengusaha yang berbaik hati, seperti Kadin Kota Cimahi, Ka Neo Caffe, Melanie Subono, dan Coconuttreez,

“Sulit untuk diungkapkan rasa terimakasih kami kepada semuanya, semoga Alloh yang akan membalasnya, disini juga saya tekankan, anak-anak disabilitas dan disable, janganlah dibuli, mereka ternyata mampu berkreatif melebihi kemampuan yang normal, itu saja pesan saya,” tandas Novi. (Bagdja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

378 komentar